
Pada tanggal 24 September 2026 kemarin, suasana di SMPN 1 Badas tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa kelas 7 berkumpul dengan tertib di Ruang UKS sekolah untuk mengikuti kegiatan cek golongan darah. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama yang apik antara pihak sekolah dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kediri. Program ini bertujuan untuk melengkapi data kepegawaian dan kesiswaan, serta menanamkan kesadaran tentang pentingnya mengetahui jenis darah sejak dini.
Sejak pagi hari, tim medis dari PMI Kabupaten Kediri telah bersiap dengan berbagai peralatan steril mereka. Satu per satu siswa dipanggil berdasarkan urutan kelas untuk melakukan pemeriksaan. Meski beberapa siswa tampak tegang dan takut melihat jarum suntik, para petugas PMI dengan sabar dan ramah menenangkan mereka. Proses pengambilan sampel darah kapiler di ujung jari berlangsung cepat dan higienis, membuat para siswa yang awalnya cemas menjadi kembali ceria setelahnya.
Setelah sampel darah diambil, petugas mencampurkannya dengan cairan antigen khusus untuk menentukan apakah siswa tersebut memiliki golongan darah A, B, AB, atau O, serta mendeteksi rhesus mereka. Para siswa pun terlihat antusias menyaksikan langsung perubahan warna dan penggumpalan pada kartu uji darah mereka. Melalui proses ini, pihak PMI juga memberikan edukasi singkat mengenai fungsi golongan darah dalam keadaan darurat medis, seperti kebutuhan transfusi darah.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini berjalan dengan lancar dan sukses. Kepala SMPN 1 Badas menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada PMI Kabupaten Kediri atas dedikasi dan pelayanan yang diberikan kepada para siswa. Dengan selesainya kegiatan ini, seluruh siswa kelas 7 kini telah resmi memiliki kartu golongan darah, yang tidak hanya berguna untuk keperluan administrasi sekolah tetapi juga menjadi wawasan kesehatan yang sangat penting bagi masa depan mereka.





